keponakan_thumbnail.jpg

Ya Allah

Kemarin rabu 30 Januari 2008, jam 11.27 an HP ku bunyi… ” Mas sudah denger khabar.. Dik Arif meninggal dunia dan akan dimakamkan di Malang…”

kata2. yang sedikit mengagetkan , karena baru minggu ketemu bapak ibu di Surabaya

Arif.. putera mbak yang masih berumur 1,5 tahunan..tidak sakit..tahu2 ada khabar meninggal..

dia sekaligus guru ku ..yang mengajari aku arti hidup

“Ya Allah yang Maha berkehendak.. engakau yang mengetahui apa yang kemarin terjadi sekarang dan yang akan terjadi…tiada rahasiapun dihadapan MU

Lucu, insyaAllah tidak ada dosa serta menyenangkan semua orang..

dia pergi selamanya dengan senyum dan keikhlasan

mampu menggugah/ menggerakkan hati para pelayat untuk menangis. dan bedoa.

Bisaka kita “sekeluarga” bisa berkumpul bersama “di Sorga MU ya Robbi

berikan kekuatan kami yang ditinggal..

Selamat jalan “guruku” .. sekarang kau hangat di pelukan “Rahmadnya”

Innalillahi wainna ilaihi rojiun

Berita terkait

Lucu-lucu….

 



One Comment to “Selamat jalan “guruku””

  1. Innalilahi wainna ilaihirojiun « Fokus Oha | March 15th, 2008 at 6:22 am

    […] Arsip lalu […]

Leave a Comment