ADA - ADA saja

Umum September 25th, 2007

Akhir pekan lalu, kembali lagi saya jalan jalan sepanjang Jl.Sukarno Hatta untuk ngabuburit. Hal ini karena ada acara buka bersama di kantor yang baru dimulaii pk.17.00, sementara office hour hanya sampe jam 16.00.
Saya masih punya waktu sekitar 1 jam untuk jalan jalan. Huuuhhh…daripada bengong di kantor.

Seperti biasa, sepanjang jalan tsb penuh dengan makanan dan takjil (yang pasti sih bikin ngiler).Mulai dari kolak kacang hijau sampe botok klotok…..nyammmm. ….nyammmyyy. ..

Tepat di sebelah Taman Krida, saya sempat tertegun melihat sebuah spanduk.
Spanduk tsb tampil dengan warna ngejrenk…. Orange.!! dan spanduk tsb dipegangin oleh 4 cowo yang berusia sekitar 20an.
Yang mencolok bukan siapa yang pegang spanduk tsb atau warna spanduknya.
Tetapi saya tertarik dengan tulisannya:
„BELI ES DOGER CUMA 2.000, DIJAMIN MASUK SURGA“
Sedetik kemudian, saya berpaling ke sebelah 4 cowo tadi, ada 2 cewe cakep yang sedang duduk di satu meja kecil dan ada beberapa cup es doger disitu.

Saya dan teman saya, cuma bisa tersenyum. „Ono ono wae“ kata temen saya sambi ngakak.
Tapi, ada satu hal yang membuat saya tergelitik. Lagi lagi, otak gila saya mulaii bereaksi. Gimana kalo saya memasang spanduk dengan tulisan yang hampir serupa di depan kantor saya.
Bagaimana kalau saya pasang spanduk dengan tulisan:
“ANDA APPLY KTA STANDCHART, DAPATKAN POINT REWARDS JALAN JALAN KE SURGA,BERLAKU UNTUK 2 ORANG”
Saya sempet sampaikan ide gila ini ke temen saya, tapi dia cuma bilang: “coba aja, paling juga digebukin.”

Gimana? Ada yang mau apply?

——————————-

jualan sebenarnya mudah selama kita memahami kaidahnya
tinggal menunggu pintu rejeki di buka oleh Allah SWT
berbagai cara bisa ditempuh salah satu spanduk seperti itu
ini adalah cara, kadang cara ini lah yang mempengaruhi makna didalamnya
jualan es doger apa sorga?
kita beli , apa jelas dijamin ? Hanya Allah yang tahu
tapi justru saya tertarik dari cerita ini satu
kadang himpitan tekanan membuat kita mencari jalan “sekenanya”
Utak- atik kata yang maaf justru salah
coba saja dibalik.. ANDA MASUK SURGA ? DIjamin ES DOGER..(InsyaAllah)
Senyum tetap sama.. tapi maknanya beda

Coba dipikir.. begitu banyak yang jual… dan begitu hilir mudik pembeli
Siapa yang menggerakkan hati orang untuk mampir ke Outlet kita? Maknai semua dengan Kuasa Ilahi
Begitu banyak Bank.. Begitu banyak tawaran hadiah dari pesaing, mengapa orang itu tertarik dan Apply di Bank AKu?
Gali.. dekati dengan hati..
yakinlah bahwa kalau kita baik, mereka adalah pemasar yang sejati.. tanpa dibayar mereka bilang … ” Eh eng dateng bank mriko looo playanane Saee..”
Bagaimana?

Dibayar karo duit cap godong

EKONOMI & BISNIS, Pribadi, SOSIAL BUDAYA, Umum, Usaha kita September 20th, 2007

jenmani jaipongSudah bukan rahasia lagi, kalau usaha yang perputaran uangnya sangat cepat menjadi daya tarik “magnet” tersendiri bagi para pelaku bisnis. apapun barangnya tidak menjadikan masalah yang penting jadi “uang”. Ingat beberapa hari yang lalu kita dihebohkan dengan kehadiran ikan Arwana. Beberapa waktu kemudian berganti dengan ikan Louhan.. konon harganya bisa ratusan juta. Ini trend yang saat itu menjadikan daya tarik yang kuat bagi pelaku bisnis. Solo , kartasura, Karanganyar dan sekitarnya sebagai pusat perputaran nya.

Sedangkan di dunia tanaman hias ada yang lebih hebat lagi. Beberapa waktu yang lalu adanya tanaman “Adenium” atau gampangnya kamboja jepang, bentuk unik besar menjadikan harga selangit.

Beberapa saat kemudian hadir bunga “Gelombang Cinta” yang konon ada yang bilang karena daunnya yang bergelombang dan indah menjadikan nilai lebih dan mahal dipasaran hingga sempat hilang dipasaran. belum hilang ketangguhan tanaman ini dalam menyedot masyarakat menjadi pecinta, pemerhati dan pedagang dadakan muncul lagi tanaman lama dengan daya tarik lebih kuat dengan nama beken Jenmani (anthurium2 an) .

Bahkan konon ada yang berani menawar 1 milyard… Edan dan fantastis kata2 yang tepat untuk menggambarkan. Bahkan bibit kecambahnya saja sudah laku ratusan ribu

HookeryHarga “ra umum” menjadikan semua pada berebut rejeki disini, dari petani, guru, pegawai banyak yang mencoba ikut mengais rejeki di perdagangan komoditi “ra umum” ini. Banyak yang kaya mendadak tapi pasti juga banyak yang “gelo/ edan” mendadak juga. Seperti hukum pasar.. bila perputarannya sangat tinggi tentu menjanjikan keuntungan tinggi pula dengan resiko yang besar pula. bila semakin kuat dorongan pasar akan meningkatkan modus kejahatan dalam bisnis ini, pemalsuan, penipuan , perampokan , pencurian dll.

Seperti kata pepatah orang dahulu tidak salah sepertinya “opo kate dibayar karo duit cap godong opo” kenyataanya sekarang ada. bahkan anak-anak kecil dahulu yang mainan daun sebagai alat tukar “duit-duitan” menjadi kenyataan.. hakekatnya ya duit jual godong.

Apapun kenyataannya , jangan mudah “Wah” tapi yakin pasti ada masanya.. jadi kita tidak ikut dalam ketidak tahuan. Ayooo siaa mau ikut dagang jenmani?

penulis

 

 

 

 

Berfikir tentang mati

Islam, Lentera hati, Pengunjung, Pribadi, Umum September 14th, 2007

Berapa lama Kita dikubur?

Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di
atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet.

Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya
memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi,
sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.

Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke
kanan & kemudian duduk Di atas seonggok nisan “Hj Rajawali binti Muhammad
19-10-1915 : 20- 01-1965 ”

“Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo’a untuk nenekmu” Yani melihat wajah
ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut
memejamkan mata seperti ayahnya. Ia mendengarkan ayahnya berdo’a untuk
Neneknya…

“Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah.” Ayahnya mengangguk
sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya.

“Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah…” Kata Yani berlagak
sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. “Ya, nenekmu sudah di dalam
kubur 42 tahun … ”

Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana . Di
samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut “Muhammad Zaini:
19-02-1882 : 30-01-1910″

“Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah”, jarinya
menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekali lagi ayahnya mengangguk.
Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. “Memangnya kenapa
ndhuk ?” kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. “Hmmm, ayah khan semalam
bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita
akan disiksa dineraka” kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. “Iya
kan yah?”

Ayahnya tersenyum, “Lalu?”
“Iya .. Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun
dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun
nenek senang dikubur …. Ya nggak yah?” mata Yani berbinar karena bisa
menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya.

Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas
….. “Iya nak, kamu pintar,” kata ayahnya pendek.

Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya,
memikirkan apa yang dikatakan anaknya… 42 tahun hingga sekarang… kalau
kiamat datang 100 tahun lagi…142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur
…. Lalu Ia menunduk … Meneteskan air mata…

Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak dosanya …lalu kiamat masih 1000 tahun
lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun?
Innalillaahi WA inna ilaihi rooji’un …. Air matanya semakin banyak
menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke
depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan
disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi?
Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa ditelevisi kemarin
ia sudah tak tahan?

Ya Allah… Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya naik
turun tak teratur…. air matanya semakin membanjiri jenggotnya

Allahumma as aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu
hingga suaranya serak … Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk
Yani.

Dihampirinya Yani yang tertidur di atas dipan Bambu. Di betulkannya
selimutnya. Yani terus tertidur…. tanpa tahu, betapa sang bapak sangat
berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan…
Dan apa yang akan datang di depannya…

“Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku…”

Islam, Lentera hati, Umum September 13th, 2007

Ramadhan

Beribu Syukur menggema dari lubuk hatiku
Kerinduan yang ku pendam terkuak dengan hadirmu
Rasa haru dan pengharapan, menyongsong hari nan suci
Keheningan menyusup dalam sanubariku
Kegersangan pikiran
Ketandusan hati
Kebobrokan prilaku

RamadhanMembuat jiwaku semakin jauh darimu

Setiap kau hadir ya Romadhon
Hari-hari dipenuhi senyum
Menit demi menit merupakan momentum yang teramat berharga
Dahaga dan lapar adalah guru dari kesederhanaan
Menyibukkan diri dengan dzikir mendamaikan jiwaku
Berdzikir tentang keagunganmu,
Berdzikir tentang limpahan kasih dan sayangmu
Pada alam semesta
Pada semua makhluk ciptaanmu
Pada diri yang pendosa

Pada hari nan suci ini aku berharap
Semoga aku kembali menemukan hakekat dari kehidupan ini
Untuk selalu berubah dan menuju kesempurnaan
Semoga kau selalu bersama hambamu yang lemah ini
Mengiringi hari-hariku dengan penuh cinta kasih pada semua makhluk hidup
Ampuni segala dosa
Puji syukur kau beri kesempatan sekali lagi padaku
Untuk berjumpa dengan hari nan suci yang penuh dengan ampunan dan rahmatmu
Tarima kasih Tuhan….


Jakarta, 23 september 2006

TAHUKAH ANDA..?

Kesehatan, Umum, info September 7th, 2007

PENGELOLAAN DARAH & BIAYA PENGGANTIAN PENGELOLAAN (Service Cost )
Upaya kesehatan Transfusi Darah adalah upaya kesehatan yang bertujuan agar penggunaan darah berguna bagi keperluan pengobatan dan pemulihan kesehatan . Kegiatan ini mencakup antara lain :pengerahan donor,penyumbangan darah, pengambilan, pengamanan, pengolahan, penyimpanan, dan penyampaian darah kepada pasien.

Kegiatan tersebut harus dilakukan dengan sebaik-baiknya sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga darah yang dihasilkan adalah darah yang keamanannya terjamin. Demikian juga dengan donornya, donor yang menyumbagkan darahnya juga tetap selalu sehat.

Kelancaran pelaksanaan upaya kesehatan transfusi darah di atas sangat terkait dengan dukungan faktor ketenagaan, peralatan, dana dan sistem pengelolaannya yang hakikatnya kesemuanya itu memerlukan biaya.

Biaya yang dibutuhkan untuk proses kegiatan tersebut diatas adalah biaya pengelolaan darah ( Service Cost) , yang pada prakteknya manfaatnya ditujukan kepada pengguna darah di rumah sakit. Penarikan service cost/biaya pengelolaan darah untuk pemakaian darah dilakukan semata-mata sebagai penggantian pengelolaan darah sejak darah diambil dari donor sukarela sampai darah ditransfusikan pada orang sakit dan bukan untuk membayar darah.

Pengelolaan Darah
Yang dimaksud dengan pengelolaan darah adalah tahapan kegiatan untuk mendapatkan darah sampai dengan kondisi siap pakai, yang mencakup antara lain :

  • Rekruitmen donor.
  • Pengambilan darah donor.
  • Pemeriksaan uji saring.
  • Pemisahan darah menjadi komponen darah.
  • Pemeriksaan golongan darah.
  • Pemeriksaan kococokan darah donor dengan pasien.
  • Penyimpanan darah di suhu tertentu
  • Dan lain-lain.

Untuk melaksanakan tugas tersebut dibutuhkan sarana penunjang teknis dan personil seperti :

  • Kantong darah.
  • Peralatan untuk mengambil darah.
  • Reagensia untuk memeriksa uji saring, pemeriksaan golongan darah, kecocokan darah donor dan pasien.
  • Alat-alat untuk menyimpan dan alat pemisah darah menjadi komponen darah.
  • Peralatan untuk pemeriksaan proses tersebut.
  • Pasokan daya listrik untuk proses tersebut dan
  • Personil PMI yang melaksanakan tugas tersebut

Peranan ketersediaan prasarana di atas sangat menentukan berjalannya proses pengolahan darah. Untuk itu pengadaan dana menjadi penting dalam rangka menjamin ketersediaan prasarana tersebut, PMI menetapkan perlunya biaya pengolahan darah ( service cost).

“Service Cost “
Besarnya jumlah Service Cost yang ditetapkan standar oleh PMI adalah sebesar Rp 128.500,- Namun demikian dalam prakteknya di beberapa rumah sakit, terutama swasta, jumlahnya bisa disesuaikan dengan keadaan RS-nya. oleh karena adanya kebijakan “subsidi silang”. Bagi yang tak mampu, pembebasan service cost juga dapat dikenakan sejauh memenuhi prosedur administrasi yang berlaku.

“Service cost” tetap harus dibayar walaupun pemohon darah membawa sendiri donor darahnya. Mengapa demikian? Karena bagaimanapun darah tersebut untuk dapat sampai kepada orang sakit yang membutuhkan darah tetap memerlukan prosedur seperti tersebut diatas.

Demikian pula Service Cost tetap ditarik walaupun PMI telah menerima sumbangan dari masyarakat karena hasil sumbangan masyarakat tersebut masih jauh dari mencukupi kebutuhan operasional Unit Darah Daerah PMI DKI Jakarta.
Penarikan service cost di Jakarta khususnya dapat dilakukan di :
+ Rumah Sakit
Rumah sakit yang sudah mempunyai Bank Darah atau yang belum mempunyai Bank Darah tetapi permintaan darahnya banyak.
Kemudian UTDD PMI DKI akan menagih setiap bulan ke rumah sakit tersebut, berdasarkan jumlah pemakaian darah.

+ UTDD ( Unit Transfusi Darah Daerah ) PMI DKI Jakarta
Untuk rumah sakit-rumah sakit yang letaknya jauh dari UTDD dan permintaan darahnya sedikit/jarang maka service cost akan ditarik langsung oleh UTDD.
Setiap pembayaran service cost disertai tanda bukti pembayaran yang sah dari rumah sakit atau dari UTDD PMI DKI Jakarta.

kembali ke atas

4. PEMAKAIAN DARAH
+ Pemecahan Darah menjadi Komponen
Darah terdiri dari bagian-bagian atau komponen darah dengan fungsinya masing-masing. Komponen-komponen darah yang penting adalah eritrosit, leukosit, trombosit, plasma dan faktor pembekuan darah. Dengan kemajuan teknologi kedokteran, komponen-komponen darah tersebut dapat dipisah-pisahkan dengan suatu proses.

+ Pengguna Darah sesuai Komponen
Keuntungan terapi komponen darah, bagi penderita jelas, oleh karena hanya menerima komponen darah yang dibutuhkan.
Darah dapat pula disimpan dalam bentuk komponen-komponen darah yaitu: eritrosit, luekosit, trombosit, plasma dan faktor-faktor pembekuan darah dengan proses tertentu yaitu dengan Refrigerated Centrifuge.

kembali ke atas

5. GOLONGAN DARAH
Apakah Golongan Darah itu?
Golongan darah ditentukan adanya suatu zat/antigen yang terdapat dalam sel darah merah. Dalam system ABO yang ditemukan Lansteiner tahnu 1900, golongan darah dibagi:

Gol Sel Darah Merah Plasma

Siapa yang menemukan asal muasal golongan darah pada manusia?
Landsteiner adalah orang yang menemukan 3 dari 4 golongan darah dalam ABO system pada tahun 1900 dengan cara memeriksa golongan darah beberapa teman sekerjanya. Percobaan dilakukan dengan melakukan reaksi antara sel darah merah dan serum dari donor. Hasilnya adalah dua macam reaksi dan dan satu macam tanpa reaksi. Kesimpulannya ada dua macam antigen A dan B di sel darah merah yang disebut golongan A dan B, atau samasekali tidak ada reaksi yang disebut golongan O.

Lantas, siapa yang menemukan golongan darah AB?
Von Decastello dan Sturli pada tahun 1901 yang menemukan golongan darah AB di mana kedua antigen A dan B ditemukan secara bersamaan pada sel darah merah sedangkan pada serum tidak ditemukan antibody.

Apakah Rh/Rhesus Faktor itu?
Rh Faktor adalah juga semacam sistem golongan darah, dengan melihat ada/tidak adanya antigen Rh di dalam sel darah merahnya.

Apakah ada macam golongan darah lain?
Selain ABO dan Rh, masih ada banyak sistem penggolongan darah menurut antigen yang terdapat dalam sel darah merah antara lain : MWSP, Lutheran, Duffy, Lewis, Kell dan sebagainya.

Berapa kalikah kita boleh menyumbangkan darah?
Sebaiknya secara teratur, maksimal 4-6 kali setahun, atau 2-3 bulan sekali penyumbangan dengan jarak waktu sangat dekat adalah sangat berbahaya karena tidak baik untuk kesehatan.

DONOR

Kesehatan, Umum September 7th, 2007

Donor

a. Syarat-syarat Teknis Menjadi Donor Darah :

  • umur 17 - 60 tahun
    ( Pada usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat ijin tertulis dari orangtua. Sampai usia tahun donor masih dapat menyumbangkan darahnya dengan jarak penyumbangan 3 bulan atas pertimbangan dokter )
  • Berat badan minimum 45 kg
  • Temperatur tubuh : 36,6 - 37,5o C (oral)
  • Tekanan darah baik ,yaitu:
    Sistole = 110 - 160 mm Hg
    Diastole = 70 - 100 mm Hg
  • Denyut nadi; Teratur 50 - 100 kali/ menit
  • Hemoglobin
    Wanita minimal = 12 gr %
    Pria minimal = 12,5 gr %
  • Jumlah penyumbangan pertahun paling banyak 5 kali, dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya 3 bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor.

b. Seseorang tidak boleh menjadi donor darah pada keadaan:

  • Pernah menderita hepatitis B
  • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
  • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah transfusi
  • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah tattoo/tindik telinga
  • Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
  • Dalam jangka wktu 6 bulan sesudah operasi kecil
  • Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar
  • Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, cholera, tetanus dipteria atau profilaksis
  • Dalam jangka waktu 2 minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, tetanus toxin.
  • Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
  • Dalam jangka waktu 1 minggu sesudah gejala alergi menghilang.
  • Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah transpalantasi kulit.
  • Sedang hamil dan dalam jangka waktu 6 bulan sesudah persalinan.
  • Sedang menyusui
  • Ketergantungan obat.
  • Alkoholisme akut dan kronik.
  • Sifilis
  • Menderita tuberkulosa secara klinis.
  • Menderita epilepsi dan sering kejang.
  • Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk.
  • Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya, defisiensi G6PD, thalasemia, polibetemiavera.
  • Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang mempunyai resiko tinggi untuk mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, pemakai jarum suntik tidak steril)
  • Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan pada saat donor darah.

BAGAIMANA MENDAPATKAN DARAH
a. Prosedur Permintaan Darah

  • Dokter yang merawatlah yang menentukan pasien membutuhkan darah atau tidak
  • Membawa formulir khusus rangkap 4 atau 5 untuk permintaan darah yang telah diisi oleh dokter yang merawat disesrtai contoh darah pasien dengan identitas yang jelas.
  • Formulir dan contoh darah tersebut dikirim ke Bank Darah di rumah sakit atau laboratorium UTDC PMI setempat. Untuk Daerah Jakarta, darah dapat diperoleh di UTDD PMI DKI Jakarta, Jl. Kramat Raya No.47, apabila persediaan darah yang diminta oleh dokter tidak ada di bank darah rumah sakit tmaka bawalah donor pengganti ke UTDC setempat.
  • Atas dasar permintaan dokter di RS tersebut UTDC melakukan pemeriksaan reaksi silang antara contoh darah donor dengan contoh darah pasien, yang memakan waktu lebih kurang 1,5 jam.
  • Pemeriksaan ini mutlak harus dilakukan walaupun golongan darah pasien dengan golongan darah donor sama. Bila dalam pemeriksaan silang tidak terdapat kelainan maka barulah darah donor diberikan kepada pasien. Bila pada pemeriksaan ditemukan kelainan atau ketidakcocokan perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk mencari sebab kelainan atau ketidakcocokan tersebut.

Daftar Nomer Telpon UTD PMI Cabang

Republik Kucing

Artis, Lentera hati, Pengunjung, Pribadi, Umum, info September 5th, 2007

 

Pengarang

Berikut kiriman dari : ILuth

http://profiles.friendster.com/sitiluthfiyah

Republik Kucing

Posted by: “ARIF” <…> Mon Sep 3, 2007 5:56 am (PST)

>
>Gentur mengadu nasib ke Jakarta. PRT asal Banten itu sudah 20 tahun kerja
>untuk orangtua saya menunggui rumah di Jakarta Selatan bersama istri dan dua
>anaknya.
>
>Sepekan lalu asmanya kambuh dan dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh
>istrinya. Ia butuh pertolongan pertama, tetapi dokter menyuruh sang istri
>membayar dulu uang Rp 6 juta.
>
>Istrinya tak punya uang sebanyak itu. Ia panik melihat tubuh Gentur telah
>membiru.
>
>Setelah ditolak, ia angkut Gentur ke RS Fatmawati. Namun, Gentur meninggal
>dunia dalam perjalanan di taksi.
>
>Mohon maaf kepada keluarganya, takdir takkan pernah bisa dihindari. Apalagi,
>seperti kata pepatah, “Ibu tiri kalah kejam dibandingkan Ibu Kota”.
>
>Pada zaman edan ini tak ada rumah sakit yang mau rugi dan yang berkuasa
>adalah rupiah. Namun, agar lebih fair rumah sakit sebaiknya pasang
>pengumuman di pintu UGD: “Uang Panjar Enam Juta Rupiah”.
>
>Bukan cerita baru nyawa manusia tak ada harganya di Jakarta ini. Ingat
>tukang beling Supriono yang keliling membawa jenazah putrinya yang berusia
>tiga tahun, Nur Hairunisa, di gerobak sampahnya sendiri?
>
>Ia tak mampu bayar ambulans dan diinterogasi polisi karena dicurigai
>membunuh putri kesayangannya. Sebuah rumah sakit emoh memakamkan jenazah Nur
>karena mengaku tak punya biaya.
>
>Banyak anak coba bunuh diri karena malu tak mampu bayar uang sekolah. Tak
>sedikit anak miskin jadi “cepék man” di tikungan atau pengemis di
>lampu-lampu merah.
>
>Di Jakarta yang berpenduduk sekitar tujuh juta jiwa ini ada lebih dari
>8.000anak kurang gizi. Total terdapat 1,5 juta anak kurang gizi di
>negara ini.
>
>Di Ibu Kota ada 93.000 kepala keluarga yang miskin. Jika setiap keluarga
>rata-rata terdiri dari empat orang, minimal ada 400 ribuan rakyat miskin.
>
>Gentur, Supriono, Nur, dan anak yang bunuh diri, kurang gizi, atau miskin
>hanya paham slogan “merdeka atau mati”. Mereka memilih mati karena “merdeka”
>tanpa menanggung derita.
>
>Kita, warga, familiar dengan slogan “merdeka atau bayar”. Kalau lupa bayar
>iuran, tak ada yang jaga keamanan, tak ada lampu jalan, dan tak ada yang
>mengangkut sampah rumah.
>
>Dalam acara di stasiun radio Delta, Senin (13/8), ada pendengar bertanya,
>”Apakah kita sudah merdeka?” Saya bingung menjawabnya karena Indonesia sudah
>62 tahun merdeka.
>
>Rupanya masih banyak yang yakin Indonesia masih “dijajah”. Siapa yang
>menjajah kita, mungkin tak sukar menjawabnya.
>
>Kita masih “dijajah” tetangga. Buktinya tiap tahun 100.000 pasien yang kapok
>dengan rumah sakit di sini memilih berobat ke Singapura atau Malaysia.
>
>Kita “dijajah” Malaysia yang usianya 12 tahun lebih muda. Paling tidak
>mereka bangga dengan slogan “Truly Asia” yang “direbut” dari Indonesia.
>
>Kita “dijajah” Singapura yang menampung konglomerat pembawa kabur uang
>negara. Kita sewakan tanah agar Singapura mau mengembalikan mereka.
>
>Kita “dijajah” Vietnam dan Filipina. Perolehan medali mereka di Asian Games
>lebih banyak daripada Indonesia.
>
>Kita “dijajah” Australia. Buktinya mereka dapat rezeki besar dari Celah
>Timor dan pasukannya petantang-peté nténg di Timor Timur, bekas provinsi
>kita.
>
>Kita dua kali “dijajah” Uni Eropa. Kita dipaksa menandatangani perjanjian
>perdamaian dengan GAM, lalu pesawat kita dilarang terbang ke Eropa.
>
>Kita “dijajah” Amerika Serikat, Australia, dan Uni Eropa. Turis mereka
>diimbau jangan naik pesawat di sini karena keamanannya tak layak dipercaya.
>
>Kita “dijajah” negara-negara Timur Tengah. Baru-baru ini dua TKI di Arab
>Saudi tewas setelah disiksa majikan mereka.
>
>Dan kita ternyata masih “dijajah” Belanda. Masa gini haré mereka belum
>mengakui tanggal kemerdekaan kita?
>
>Namun, penjajah sebenarnya adalah mereka yang berkuasa. Mereka membanggakan
>”kebebasan berbicara”, tetapi enggak nyandak “kebebasan berpikir” bisa
>menemukan resep memperbaiki bangsa.
>
>Mereka berteriak “bersama kita bisa” walau tahu kemerdekaan akan sia-sia
>tanpa kesejahteraan ekonomi setiap warga negara.
>
>Kemerdekaan ibarat mandi karena kita mesti mengisinya tiap hari. Penguasa
>mandi empat kali sehari supaya kulitnya tetap wangi.
>
>Penguasa membius rakyat menggantungkan cita-cita kemerdekaan kayak burung
>terbang tinggi. Mereka doyan “terbang” studi banding atau berkunjung ke luar
>negeri.
>
>Patriotisme rakyat tak membabi buta, malah jadi pengikat cita-cita yang
>melahirkan bangsa ini. Penguasa nyerocos tentang bahaya musuh, ancaman
>separatisme, “insiden cakalélé”, GAM, atau bendera Bintang Kejora.
>
>Setiap 17 Agustus kita mengenang setiap pengorbanan yang diberikan bagi
>kemerdekaan. Mari kita camkan lagi masa depan Indonesia tak ditentukan
>penguasa, tetapi oleh kita, rakyat yang mencintainya.
>
>Para penguasa bilang, “Ah, kamu salah!” “Saya sudah berkorban. Saya
>begadang, padahal ngantuk. Saya bukan cuma dicintai rakyat, tetapi juga oleh
>diri sendiri,” jawab para penguasa.
>
>Anda, saya, dan rakyat merayakan proklamasi tiap 17 Agustus tanpa parade
>senjata, dentuman meriam, atau tumpeng raksasa. Kita ikut lomba makan
>kerupuk, panjat pohon pinang, lari karung, atau main bola.
>
>Para penguasa mondar-mandir diiringi pasukan lengkap bersirene “ngeong,
>ngeong, ngeong….” Mereka kayak kucing angora yang takut keluar rumah, cuma
>lompat-lompat di meja, tempat tidur, atau sofa.
>
>Indonesia bangsa besar, yang kerdil para penguasa republiknya. Merdeka!

Cari duit dari tulisan kita

Umum September 4th, 2007

, langkah” berikut mungkin dapat dijadikan pedoman awal dalam meraih sukses dng AdSense

Buat blog dari www.blogspot.com.

  1. Selalu mulai dng membuat situs web dng topik yg Anda kuasai ato Anda suka. Lupakan high paying keyword. Jadikan situs ini sebagai situs utama Anda, ato menurut istilah saya adalah situs inti / poros.
  2. Stl situs selesai, lanjutkan dng melakukan optimasi dari sisi SEO (Search Engine Optimization).
  3. Langkah berikutnya adalah promosi situs. Promosi dpt berupa melakukan submit ke situs” search engine, pemasangan iklan baik online maupun offline, direktori, top list, dan sebagainya. And for God’s sake, hindari SPAM!
  4. Selanjutnya, Anda tinggal menunggu hasilnya sambil terus secara berkala melakukan update (kecuali untuk situs” jenis tertentu yg tidak membutuhkan update dari webmaster).
  5. Berdoa. Kita sudah berusaha, maka jangan lupa untuk berdoa semoga usaha yg kita lakukan tidak sia”.
  6. Jika saatnya sudah tepat, lakukan ekspansi bisnis dng membuat situs baru dan lihat kembali pada langkah 1 di atas.
  7. Daftar Adsense ;
  8. atau klik gambar dibawah

Adsense

CARI DUIT dari IDE kita..

IPTEK dan Komputer, Pengunjung, Pribadi, Umum, Usaha kita September 4th, 2007

Apabila anda memiliki domain yang sudah publish, ada cara untuk mendatangkan tambahan rejeki dengan mendaftarkan Domain (website) anda ke Google Adsense,

Berikut ini turorial untuk mendaftarkan ke Google Adsense. Secara keseluruhan ada 4 bagian yg harus Anda isi untuk mendaftar di AdSense, yaitu Website Information, Contact Information, Product Selection, dan Policies. Isilah dengan benar seluruh field yg ada, terutama pada bagian Contact Information karena data yg ada di situ akan digunakan untuk mengirimkan pendapatan Anda dalam bentuk cek. Selain itu, data Contact Information juga tidak mudah untuk dimodifikasi di kemudian hari (harus melakukan kontak langsung dengan pihak Google terlebih dahulu), jadi sekali lagi, pastikan semua terisi dengan benar. Contoh pengisian formulir pendaftaran: klik http://www.adsense.com atau klik gambar

Adsense



Jangan lupa untuk mencentang semua checkbox yg ada di bagian Policies untuk menandakan Anda setuju dengan peraturan dan ketentuan yg diberikan oleh Google AdSense.

Tekan tombol Submit Information untuk mengirimkan formulir tersebut ke Google. Selanjutnya, Anda akan mendapatkan email konfirmasi dari Google yg berisikan link konfirmasi. Aktifkan link tersebut. Sekarang Anda tinggal menunggu apakah aplikasi pendaftaran Anda diterima atau tidak. Biasanya dalam waktu 2 x 24 jam (hari kerja) Anda sudah akan mendapatkan balasan dari Google mengenai status pendaftaran Anda.

Jika diterima, selanjutnya Anda bisa membaca mengenai peraturan penggunaan Google AdSense atau tehnik dasar penggunaan Google AdSense.