Sebuah apreisiasi atas kejadian setiap hari yang aku liat, aku rasa dan aku alami

Fokus Oha


Archive for July, 2007


Tips Aman bermain Valas 3

Posted on July 19, 2007 by Rohadi

Ada banyak cara cari uang dinternet. Ditengah keterpurukan ekonomi, menyempitnya lapangan kerja, mulai jenuhnya bisnis MLM, kebutuhan hidup yang semakin meningkat, trading Valas hadir sebagai bidang usaha mandiri yang sangat menggiurkan. Siapa saja bisa bergabung. Banyak sekali trader-trader profesional mampu menghasilkan uang berjumlah ribuan dollar hanya dalam hitungan hari, jam, menit bahkan dalam hitungan detik

Pada kesempatan ini saya akan sharing sedikit tentang salah satu strategi yang saya “temukan” melalui pengalaman beberapa tahun belakangan didalam bisnis trading valas. Saya yakin sebagian besar diantara kita banyak yang mempunyai pengalaman “negatif” di bisnis ini. Menunjuk hukum investasi bahwa semakin besar tingkat keuntungan (ROI) didalam bisnis apapun maka semakin besar pula tingkat resiko yang ada. Yup, realis aja, jujur sayapun pernah terjatuh didalam bisnis ini, namun saya tetap yakin didalam bisnis yang menjajikan ini.

Saya juga pernah pada fase “berbelanja” banyak semua e-book2 yang ditawarkan baik online (melaui internet) maupun off-line ( koran, majalah dsb). Namun apa yang saya dapatkan? NIHIL… padahal saya sudah keluar uang banyak untuk membeli e-book2.

Beberapa waku kemudian akhirnya saya menemukan strategi – strategi yang bukan hanya bisa mengurangi resiko dalam bisnis ini, namun bahkan saya berani bilang bahwa strategi ini 100% profit. Dan semuanya sudah saya terapkan di trading saya dan tentunya juga dengan melewati pengorbanan – pengorbanan waktu, tenaga, dan yang pasti materi.

Berikut ini adalah strategi yang paling sederhana dari sekian banyak strategi yang saya miliki.

Saya pribadi lebih memilih trading di part EUR/USD, EUR/JPY dan USD/JPY. Kenapa?

Karena fluktuasi pergerakan harganya lebih dinamis dibanding dengan part yang lain. Jangan kaget kalau saya tidak memilih GBP/USD atau mungkin GBP/JPY. Alasannya mungkin sebagian besar profesional trader valas meng-amini, saya berpendapat rata-rata investor yang kalah dibisnis Trading Valas bermain di part GBP/USD atau GBP/JPY. Anda setuju?

Kalau kita memilih GBP/USD atau GBP/JPY untuk transaksi trading dengan alasan karena fluktuasinya yang cepat, kenapa tidak memilih trading Index (hangseng atau mungkin Nikkei) saja yang fluktuasinya jauh lebih cepat atau mungkin sekalian CfDs (Saham Bluechip US)?

Akan tetapi di bisnis ini Index /CfDs kita harus siap berani menanggung resiko yang jauh lebih besar dari trading valas.

Udahlah, lupakan kesalahan kita, dan jangan pernah dendam dengan kekalahan kita.Karena itu hanya akan membuat psikologi trading kita terganggu. Didalam bisnis ini selain kita harus menghindari sifat yang idealis, tidak mau menerima kesalahan sendiri, anda pasti tau didalam bisnis ini emosi sangat mempengaruhi hasil trading kita, didalam bisnis ini yang sangat perlu diperhatikan adalah harus sabar, tenang dan yakin, dan juga jangan terlalu serakah dan jangan terlalu takut

Ok, kita lanjutkan ke strategi, saya lebih memilih sell diatas daripada buy dibawah (khusus untuk part EUR/USD, EUR/JPY & USD/JPY). Karena, anda perhatikan saja pergerakan ketiga part diatas, naiknya perlahan – lahan tetapi kalau sudah jenuh diatas kemudian turunnya cepat sekali, artinya apa? Posisi sell diatas lebih cepat close trade dari buy di bawah.

Ok. Itu salah satu dari sekian banyak stategi aman trading saya.Seperti yang saya ucapkan diatas, saya berani bilang bahwa strategi - strategi saya adalah 100% PROFIT. Untuk jelasnya, anda bisa menghubungi saya atau datang langsung ke Forex Online Net. Address: Kenteng. Gang Blewah No.10, Ngadirejo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia, Telp. 0271-5856910, http://forexon-line.blogspot.com/

Biografi Penulis :

Teguh Susgianto, SE, Tanggal lahir 13 Juli 1978 di Pemalang, lulus STIE Stikubank Semarang. Aktivitas : Web Master, Trader Valas, Konsultan Bisnis Online
LISENSI DOKUMEN:

Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com. Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (non-profit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
http://ilmukomputer.com/2007/06/11/tips-aman-bermain-valas/

Viewed 225 times by 112 viewers

Nikmatilah Kopinya, Bukan Cangkirnya 1

Posted on July 06, 2007 by Rohadi

Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan
dalam karir
masing-masing berkumpul dan mendatangi professor
kampus mereka yang
telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada
komplain tentang
stess di pekerjaan dan kehidupan mereka.
Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur
dan kembali dengan
poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis -
dari porselin,
plastik, gelas, kristal, gelas biasa, beberapa
diantara gelas mahal dan
beberapa lainnya sangat indah - dan mengatakan pada
para mantan
mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.
Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di
tangan, professor
itu mengatakan : “Jika kalian perhatikan, semua
cangkir yang indah dan
mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas
biasa dan yang murah
saja.Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini
hanya yang terbaik
bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi
sumber masalah dan
stress yang kalian alami.”

“Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi
kualitas kopi.
Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam
beberapa kasus
bahkan menyembunyikan apa yang kita minum. Apa yang
kalian inginkan
sebenarnyaadalah kopi, bukanlah cangkirnya, namun
kalian secara sadar
mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai
memperhatikan cangkir orang
lain.”

“Sekarang perhatikan hal ini : Kehidupan bagai kopi,
sedangkan
pekerjaan, uang dan posisi dalam masyarakat adalah
cangkirnya. Cangkir
bagaikan alat untuk memegang dan mengisi kehidupan.
Jenis cangkir yang
kita miliki tidak mendefinisikan atau juga mengganti
kualitas kehidupan
yang kita hidupi.Seringkali, karena berkonsentrasi
hanya pada cangkir,
kita gagal untuk
menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.”
Tuhan memasak dan membuat kopi, bukan cangkirnya. Jadi
nikmatilah
kopinya, jangan cangkirnya.
Sadarilah jika menjalani & mengerti arti kehidupan
anda itu jauh lebih
penting dibanding memenuhi keinginan anda. Karena
ambisi,hasrat &
keinginan hanya akan membatasi diri anda dan
mengendalikan hidup anda,
Anda
hanya akan menjadi orang yang mudah diserang dan
rapuh akibat
perubahan keadaan.
Ambisi,hasrat & keinginan selalu datang dan pergi,
namun itu seharusnya
tidak merubah diri anda sebagai manusia. Pastikan anda
membuat tabungan
kesuksesan dalam kehidupan selain dari ambisi anda.

Viewed 73 times by 33 viewers

Pesan Sang Ayah 0

Posted on July 04, 2007 by Rohadi

semangat.jpg

Dahulu kala ada 2 orang kakak beradik. Ketika
ayahnya meninggal sebelumnya
berpesan dua hal: pertama jangan menagih hutang
kepada orang yang
berhutang kepadamu, dan kedua, jika mereka pergi
dari rumah ke toko jangan
sampai mukanya terkena sinar matahari.

Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa
beberapa tahun setelah
ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya
sedang yang bungsu
menjadi semakin miskin.

Ibunya yang masih hidup menanyakan hal itu kepada
mereka.
Jawab anak yang bungsu : Inilah karena saya
mengikuti pesan ayah. Ayah
berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang
kepada orang yang berhutang
kepadaku, dan sebagai akibatnya modalku susut karena
orang yang berhutang
kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh
menagih. Juga ayah
berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari
rumah ke toko dan
sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari.
Akibatnya saya harus naik
becak atau andong. Sebetulnya dengan jalan kaki saja
cukup, tetapi karena
pesan ayah demikian maka akibatnya pengeluaranku
bertambah banyak.

Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, ibupun
bertanya hal yang
sama.
Jawab anak sulung : Ini semua adalah karena saya
mentaati pesan ayah.
Karena ayah berpesan supaya saya tidak menagih
kepada orang yang berhutang
kepada saya, maka saya tidak menghutangkan sehingga
dengan demikian modal
tidak susut. Juga ayah berpesan agar supaya jika
saya berangkat ke toko
atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar
matahari, maka saya
berangkat ke toko sebelum matahari terbit dan pulang
sesudah matahari
terbenam. Akibatnya toko saya buka sebelum toko lain
buka, dan tutup jauh
sesudah toko yang lain tutup. Sehingga karena
kebiasaan itu, orang menjadi
tahu dan tokoku menjadi laris ,karena mempunyai jam
kerja lebih lama.

Bagaimana dengan anda?

Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di
tanggapi dengan
presepsi yang berbeda jika kita melihat dengan
positif attitude maka
segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan
membuat kita sukses
tetapi kita bisa juga terhanyut dengan adanya
kesulitan karena rutinitas
kita ..pilihan ada di tangan anda.

“Berusaha melakukan hal biasa yang dikerjakan dengan
cara yang luar
biasa.”

Viewed 57 times by 28 viewers

MENGASAH KAPAK 0

Posted on July 02, 2007 by Rohadi

Alkisah ada seorang penebang pohon yang sangat kuat.
Dia melamar
pekerjaan pada seorang pedagang kayu, dan dia
mendapatkannya. Gaji dan
kondisi kerja yang diterimanya sangat baik.
Karenanya sang penebang
pohon memutuskan untuk bekerja sebaik mungkin.

Sang majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan
area kerjanya.
Hari pertama sang penebang pohon berhasil merobohkan
18 batang pohon.
Sang majikan sangat terkesan dan berkata, “Bagus,
bekerjalah seperti
itu!”

Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan
hari sang penebang
pohon bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya
berhasil merobohkan
15 batang pohon. Hari ketiga dia bekerja lebih keras
lagi, tetapi
hanya berhasil merobohkan 10 batang pohon. Hari-hari
berikutnya pohon
yang berhasil dirobohkannya makin sedikit. “Aku
mungkin telah
kehilangan kekuatanku”, pikir penebang pohon itu.

Dia menemui majikannya dan meminta maaf, sambil
mengatakan tidak
mengerti apa yang terjadi. “Kapan saat terakhir kau
mengasah kapak?”
sang majikan bertanya.

“Mengasah? Saya tidak punya waktu untuk mengasah
kapak. Saya sangat
sibuk mengapak pohon,” katanya.

Catatan: Kehidupan kita sama seperti itu. Seringkali
kita sangat sibuk
sehingga tidak lagi mempunyai waktu untuk mengasah
kapak.

“Di masa sekarang ini, banyak orang lebih sibuk dari
sebelumnya,
tetapi mereka lebih tidak berbahagia dari
sebelumnya.”

Mengapa? Mungkinkah kita telah lupa bagaimana
caranya untuk tetap
tajam? Tidaklah salah dengan aktivitas dan kerja
keras. Tetapi
tidaklah seharusnya kita sedemikian sibuknya
sehingga mengabaikan
hal-hal yang sebenarnya sangat penting dalam hidup,
seperti kehidupan
pribadi, menyediakan waktu untuk membaca, dan lain
sebagainya.

Kita semua membutuhkan waktu untuk tenang, untuk
berpikir dan
merenung, untuk belajar dan bertumbuh. Bila kita
tidak mempunyai waktu
untuk mengasah kapak, kita akan tumpul dan
kehilangan efektifitas.
Jadi mulailah dari sekarang, memikirkan cara bekerja
lebih efektif dan
menambahkan banyak nilai ke dalamnya.

Viewed 38 times by 17 viewers



↑ Top